Saya ingin melontarkan kata, saya berfikir dan bingung untuk menulis sebuah catatan tentang hidup.
kadang
saya ingin membuat tulisan yang mungkin dapat membuat suatu pencerahan
untuk kita yang telah melupakan hal-hal yang harusnya kita syukuri
dalam hidup ini. kita terkadang lupa bahkan seringkali, melupakan dan
menganggap nikmat yang sudah kita dapatkan selama ini adalah hal yang
sangat biasa sekali, sampai-sampai bersyukur pun tak kita lakukan, tapi
disaat kita mendapatkan cobaan dan musibah, mungkin terlihat kecil bagi
NYA, kita sudah langsung menyeru dan mengeluh dengan yang kita dapatkan
itu, mengapa ? selalu keluhan yang kita ingat disaat musibah datang ?
mengapa tak pernah ada syukur disaat kita dapatkan nikmat yang terus
menerus kita dapatkan? mungkin ini lah sifat asli manusia yang
kebanyakan kita rasakan dan alami, dan mungkin ini lah watak sesosok
manusia, (termasuk saya :D) karna itu saya ingin membuat sesuatu yang
mungkin kita bisa sadari bersama. :D Bismillah. O:)
saya ingin sedik berbagi tentang perjalanan hidup yang mungkin terlalu buruk
untuk saya lewati, namun ini lah yang pernah saya lakukan,, :( http://t.co/JGHJcISc
dengan kehidupan yang saya jalani selama ini, begitu banyak nikmat bahkan cobaan yang saya terima, disaat saya mendapatkan cobaan atau musibah, saya terkadang lasung menyeru " ya allah, kenapa harus aku,
kenapa aku yang terima semua ini ? aku tak sanggup JIKA TERUS TERIMA
ini, aku ingin bahagia seperti teman-teman ku yang lainnya ".
perhatikan
kalimat yang " JIKA TERUS TERIMA INI " sejahat itukah aku berfikir
tentang Allah..?? yang selalu memberikan ku kesusahan dan kepedihan
terus menerus ? sepertinya Allah tak pernah memberi kenikmatan kepada ku
saat aku berkata " AKU INGIN BAHAGIA SEPERTI TEMAN-TEMAN KU YANG LAIN "
? seburuk ini kah aku telah berfikir, berprasangka tentang DIA yang
maha MULIA ? sepicik ini kah otak berfikir saat musibah dan cobaan
aku terima ? begitu terlihatnya bahwa aku tak pernah bersyukur
kepadanya, dan selalu mengeluh bahkan memberikan prasangka-prasangka
buruk terhadap DIA yang Menciptakan alam semesta berserta isi nya ini.
aku
selalu mengeluh saat cobaan datang, aku selalu mengeluh disaat musibah
ku terima, begitu rutinnya aku untuk mengeluh saat otak ku tak mampu
berfikir dengan akal sehat yang seharusnya aku gunakan. namun jika
kebahagiaan yang ku dapat aku baru ingin bersyukur, aku bisa bersyukur,
apa kah ini wajar..??
mungkin
iya terlihat wajar, karna saat kebahagiaan datang kita patut lah
bersyukur, dan saat musibah datang patut kah kita mengeluh ?
apakah hanya sesuatu yang dapat terlihat dengan mata ini saja aku baru dapat
bersyukur dan sadari bahwa itu adalah nikmat ? bahwa itu adalah kebaikan
yang Allah berikan kepada ku ? tapi bagaimana dengan nikmat yang tidak
terlihat dan kadang kita anggap biasa ? "seperti apa itu?"
hembusan
nafas, kekuatan kaki ku menopang berat badan ku, kepintaran ku
berfikir, penglihatan ku yang dapat melihat apa itu ke indahan, dan apa
itu keburukan, lidah yang dapat merasakan berbagai macam rasa, kuping
yang dapat mendengarkan indahnya alunan suara dan mengerikannya suara
gemuruh, apa kah ini bukan nikmat ?
berapa
kah kita diberi harga untuk membayar semua yang telah diberikannya itu ?
:) se persen Rupiah pun dia tidak meminta kita untuk membayar semua
yang telah kita dapatkan, rasakan dan miliki,,
begitu baiknya allah, begitu murah hatinya allah, begitu agungnya allah.. :)
begitu baiknya allah, begitu murah hatinya allah, begitu agungnya allah.. :)
tak
pernah memperhitungkan semua yang telah diberikannya kepada ku, tapi
aku selalu memperhitungkan cobaan dan musibah yang diberikan kepadaku, yang sebenarnya itu adalah bekal ku untuk melawati hidup
selanjutnya, pengalaman adalah guru yang tak pernah akan hilang, :) dan
itulah yang sebenarnya ia berikan kepada ku,,
pengalaman ku untuk menjalani hidup lebih baik,,
pengalaman ku untuk melewati hidup dengan ketulusan,,
pengalaman ku untuk menghadapi hidup dengan ketabahan,,dan
pengalaman ku untuk melewati hidup dengan ke ikhlasan,,
ini lah yang ada di balik musibah dan cobaan yang selalu aku keluhkan,,
yang selalu aku permasalahkan dan
selalu mengeluh dengan apa yang aku terima,,
begitu hinanya aku yang selalu mengeluh dengan cobaan yang ada, walau sebenarnya cobaan itu untuk bekal dan pengalaman kehidupan ku, namun selalu ku anggap sesuatu yang menggangu hidup ku dan jalan hidup ku, bodohnya aku tak pernah bersyukur, bahwa sebenarnya begitu banyak dan melimpahnya kenikmatan yang telah diberikannya ke padaku.
pengalaman ku untuk menjalani hidup lebih baik,,
pengalaman ku untuk melewati hidup dengan ketulusan,,
pengalaman ku untuk menghadapi hidup dengan ketabahan,,dan
pengalaman ku untuk melewati hidup dengan ke ikhlasan,,
ini lah yang ada di balik musibah dan cobaan yang selalu aku keluhkan,,
yang selalu aku permasalahkan dan
selalu mengeluh dengan apa yang aku terima,,
begitu hinanya aku yang selalu mengeluh dengan cobaan yang ada, walau sebenarnya cobaan itu untuk bekal dan pengalaman kehidupan ku, namun selalu ku anggap sesuatu yang menggangu hidup ku dan jalan hidup ku, bodohnya aku tak pernah bersyukur, bahwa sebenarnya begitu banyak dan melimpahnya kenikmatan yang telah diberikannya ke padaku.
mulai
saat ini, cukup sekedarnya untuk mengeluh, :) tapi jika seperti itu pun mungkin terlihat wajar, karna itu adalah sikap
dasar manusia, tapi mengapa tak kita coba untuk lebih melihat kenikmatan yang telah kita miliki
selama ini ? untuk bisa selalu bersyukur.
karna sesungguhnya takan pernah ada yang terlihat jika mata kau tak miliki,,
tak ada yang begitu lezat, jika lidah tak kita miliki,,
tak ada yang begitu nyamannya alunanan suara jika telinga tak kita miliki,,
tak ada yang bisa kita rasakan dalam hidup ini, jika nafas tak berhembus di tubuh ini.. :)
karna sesungguhnya takan pernah ada yang terlihat jika mata kau tak miliki,,
tak ada yang begitu lezat, jika lidah tak kita miliki,,
tak ada yang begitu nyamannya alunanan suara jika telinga tak kita miliki,,
tak ada yang bisa kita rasakan dalam hidup ini, jika nafas tak berhembus di tubuh ini.. :)
pantas kah aku berada disurga yang telah iya ciptakan ?
namun cukup sanggupkah aku untuk berada di neraka yang iya ciptakan pula ?
aku tak sanggup menjawab, namun aku masih dapat memilih untuk mati dan kembali kepadanya dalam keadaan seperti apa!! :(
tak
pernah ia memberatkan ku untuk dapat selalu memberikan balasan atas
apa yang telah iya berikan kepada ku dan dikehidupanku,,
namun DIA hanya ingin aku bersyukur atas apa yang telah aku terima dan miliki selama ini, :( ,,
Dia hanya ingin aku menjalankan perintahnya dan menjauhi segala larangannya,,
hanya itu saja, balasan yang dia inginkan dengan semua kenikmatan yang telah DIA berikan kepada ku, yang tak pernah ternilai OLEH APAPUN..!!!
namun DIA hanya ingin aku bersyukur atas apa yang telah aku terima dan miliki selama ini, :( ,,
Dia hanya ingin aku menjalankan perintahnya dan menjauhi segala larangannya,,
hanya itu saja, balasan yang dia inginkan dengan semua kenikmatan yang telah DIA berikan kepada ku, yang tak pernah ternilai OLEH APAPUN..!!!
Namun
aku selalu melupakannya, aku selalu mengeluh, dan aku selalu
berprasangka buruk terhadapnya, sungguh aku mahluk yang tak tau
bertrimakasi atas apa yang telah iya berikan kepada ku.. :(
kadang
pun aku melupakannya saat aku melihat materi yang aku miliki begitu
minim, yang berfikir,,
"bagai mana aku hidup, makan dan sebagainnya dengan materi seminim ini..??" dengan cara berfikir ku yang seperti ini, aku tak sadari bahwa aku tidak menganggap kekuasaannya dan kehendaknya,,
mengapa aku berkata mempunyai penilaian seperti itu terhadapnya ? sementara iya takpernah membiarkan umatnya untuk menderita, dan iya selalu memperhatikan umatnya.. :'(
"bagai mana aku hidup, makan dan sebagainnya dengan materi seminim ini..??" dengan cara berfikir ku yang seperti ini, aku tak sadari bahwa aku tidak menganggap kekuasaannya dan kehendaknya,,
mengapa aku berkata mempunyai penilaian seperti itu terhadapnya ? sementara iya takpernah membiarkan umatnya untuk menderita, dan iya selalu memperhatikan umatnya.. :'(
saat
aku berkata "bagai mana aku hidup, makan dan sebagainnya dengan materi
seminim ini..??"secara tidak langsung aku tidak menganggap bahwa allah
itu ada, sadar kah kita ? sekalipun hanya uang Rp. 1.000,- yang kita
miliki, kita masih bisa hidup terus menerus hingga waktu yang di
tentukan. karna apa ? karna sesungguhnya yang menentukan hidup ini bukan
lah dari nilai nominal uang itu, tapi karna ALLAH..!! dan sesungguhnya ALLAH
tak pernah membiarkan umatnya untuk menderita jika iya taat kepada NYA,
dan tau kah kita? bahwa ALLAH tak pernah membiarkan umatnya bersedih dan
menderitan sendirian (sumber menyusul).. :)
yakini
allah, percaya lah kepada allah serahkan semua kepada nya, dan tugas
kita adalah, menjalankan perintahnya dan menjauhi segala larangannya, berusaha, bertwakal sebaik mungkin, untuk selalu melakukan hal yang dapat kita
lakukan untuk kebaikan dimuka bumi ini, segala hasil yang kita akan
dapatkan itu smua kehendak dari NYA, dan apa pun hasilnya itulah yang
terbaik untuk kita, bahwa sesungguhnya ALLAH MENGETAHUI APA YANG TIDAK
KITA KETAHUI, saat kita kehilangan sesuatu yang kita sukai, dan berdoa
agar selalu memilikinya, namun tak bisa untuk kita miliki dan sesuatu itu terlepas
dari kita,
ketahuilah! sesungguhnya bukan Allah tak mengabulkan doa dan ke inginan mu, hanya saja ALLAH mengetahui apa yang terbaik untuk mu dan menggantikannya dengan yang lebih baik dari sebelumnya :) untuk mu...
semoga ini akan menjadi pencerahan dan kesadaran untuk kita semua umat muslim yang selalu mengharapkan petunjuknya dan jalan terbaik darinya.. AMIN ya robbalallamin.. :)
ketahuilah! sesungguhnya bukan Allah tak mengabulkan doa dan ke inginan mu, hanya saja ALLAH mengetahui apa yang terbaik untuk mu dan menggantikannya dengan yang lebih baik dari sebelumnya :) untuk mu...
semoga ini akan menjadi pencerahan dan kesadaran untuk kita semua umat muslim yang selalu mengharapkan petunjuknya dan jalan terbaik darinya.. AMIN ya robbalallamin.. :)
semua
kalimat yang ada di dalam blog ini bukan lah ingin menggambarkan
kebaikan dan keburukan seseorang, hanya saja inti dari semua kalimat di
atas, ingin membagi apa yang telah saya alami dan saya jalani, kehidupan
yang mungkin suram yang telah saya lewati,, hehhee
dalam
kalimat diatas sedikitpun tidak ada unsur untuk menjelekan dan membuat
orang menilai rendah dirinya, orang lain dan sebagainnya, karna ini saya
buat untuk sebagai pencerahan dan pelajaran hidup yang mungkin bisa
menjadi tambahan pengetahuan untuk kalian yang membaca, saya yang
menulis ini pun buakn berarti saya adalah manusia yang sempurna dan
pandai bersyukur, saya masih belajar untuk menjadi manusia yang pandai
bersyukur ko :),
dan saya
pun masih begitu hina, hanya saja saya ingin menjadikan pengalaman hidup
ini menjadi cerminan untuk kita yang membaca, semoga didalamnya akan
menimbulkan sesuatu yang positif untuk kita yang membaca, amin ya rabb.
:)
saya juga sangat
mengharapkan masukan dari kalian yang membaca, karna saya yakin masih
banyak kesalah penulisan yang mungkin sudah saya lakukan di dalam
kalimat diatas, semoga saya mendapat masukan-masukan untuk memperbaiki
kalimat serta pengetahuan yang akan kalian berikan, jika ada kesalah
dalam penulisan di dalam blog ini..
mohon masukan dan tambahan dari agan-agan sekalian yah.. :)
All Praises To Allah " ^_^