Rabu, 30 November 2011

Cukup Sadarkah Kita ?

Saya ingin melontarkan kata, saya berfikir dan bingung untuk menulis sebuah catatan tentang hidup.
kadang saya ingin membuat tulisan yang mungkin dapat membuat suatu pencerahan untuk kita yang telah melupakan hal-hal yang harusnya kita syukuri dalam hidup ini. kita terkadang lupa bahkan seringkali, melupakan dan menganggap nikmat yang sudah kita dapatkan selama ini adalah hal yang sangat biasa sekali, sampai-sampai bersyukur pun tak kita lakukan, tapi disaat kita mendapatkan cobaan dan musibah, mungkin terlihat kecil bagi NYA, kita sudah langsung menyeru dan mengeluh dengan yang kita dapatkan itu, mengapa ? selalu keluhan yang kita ingat disaat musibah datang ? mengapa tak pernah ada syukur disaat kita dapatkan nikmat yang terus menerus kita dapatkan? mungkin ini lah sifat asli manusia yang kebanyakan kita rasakan dan alami, dan mungkin ini lah watak sesosok manusia, (termasuk saya :D) karna itu saya ingin membuat sesuatu yang mungkin kita bisa sadari bersama. :D Bismillah. O:)

saya ingin sedik berbagi tentang perjalanan hidup yang mungkin terlalu buruk untuk saya lewati, namun ini lah yang pernah saya lakukan,, :( http://t.co/JGHJcISc

dengan kehidupan yang saya jalani selama ini, begitu banyak nikmat bahkan cobaan yang saya terima, disaat saya mendapatkan cobaan atau musibah, saya terkadang lasung menyeru " ya allah, kenapa harus aku, kenapa aku yang terima semua ini ? aku tak sanggup JIKA TERUS TERIMA ini, aku ingin bahagia seperti teman-teman ku yang lainnya ".
perhatikan kalimat yang " JIKA TERUS TERIMA INI " sejahat itukah aku berfikir tentang Allah..?? yang selalu memberikan ku kesusahan dan kepedihan terus menerus ? sepertinya Allah tak pernah memberi kenikmatan kepada ku saat aku berkata " AKU INGIN BAHAGIA SEPERTI TEMAN-TEMAN KU YANG LAIN " ? seburuk ini kah aku telah berfikir, berprasangka tentang DIA yang maha MULIA ? sepicik ini kah otak berfikir saat musibah dan cobaan aku terima ? begitu terlihatnya bahwa aku tak pernah bersyukur kepadanya, dan selalu mengeluh bahkan memberikan prasangka-prasangka buruk terhadap DIA yang Menciptakan alam semesta berserta isi nya ini.

aku selalu mengeluh saat cobaan datang, aku selalu mengeluh disaat musibah ku terima, begitu rutinnya aku untuk mengeluh saat otak ku tak mampu berfikir dengan akal sehat yang seharusnya aku gunakan. namun jika kebahagiaan yang ku dapat aku baru ingin bersyukur, aku bisa bersyukur, apa kah ini wajar..??
mungkin iya terlihat wajar, karna saat kebahagiaan datang kita patut lah bersyukur, dan saat musibah datang patut kah kita mengeluh ?

apakah hanya sesuatu yang dapat terlihat dengan mata ini saja aku baru dapat bersyukur dan sadari bahwa itu adalah nikmat ? bahwa itu adalah kebaikan yang Allah berikan kepada ku ? tapi bagaimana dengan nikmat yang tidak terlihat dan kadang kita anggap biasa ? "seperti apa itu?" 
hembusan nafas, kekuatan kaki ku menopang berat badan ku, kepintaran ku berfikir, penglihatan ku yang dapat melihat apa itu ke indahan, dan apa itu keburukan, lidah yang dapat merasakan berbagai macam rasa, kuping yang dapat mendengarkan indahnya alunan suara dan mengerikannya suara gemuruh, apa kah ini bukan nikmat ? 
berapa kah kita diberi harga untuk membayar semua yang telah diberikannya itu ? :) se persen Rupiah pun dia tidak meminta kita untuk membayar semua yang telah kita dapatkan, rasakan dan miliki,,
begitu baiknya allah, begitu murah hatinya allah, begitu agungnya allah.. :)
tak pernah memperhitungkan semua yang telah diberikannya kepada ku, tapi aku selalu memperhitungkan cobaan dan musibah yang diberikan kepadaku, yang sebenarnya itu adalah bekal ku untuk melawati hidup selanjutnya, pengalaman adalah guru yang tak pernah akan hilang, :) dan itulah yang sebenarnya ia berikan kepada ku,,
pengalaman ku untuk menjalani hidup lebih baik,,
pengalaman ku untuk melewati hidup dengan ketulusan,,
pengalaman ku untuk menghadapi hidup dengan ketabahan,,dan
pengalaman ku untuk melewati hidup dengan ke ikhlasan,,

ini lah yang ada di balik musibah dan cobaan yang selalu aku keluhkan,,
yang selalu aku permasalahkan dan
selalu mengeluh dengan apa yang aku terima,,

begitu hinanya aku yang selalu mengeluh dengan cobaan yang ada, walau sebenarnya cobaan itu untuk bekal dan pengalaman kehidupan ku, namun selalu ku anggap sesuatu yang menggangu hidup ku dan jalan hidup ku, bodohnya aku tak pernah bersyukur, bahwa sebenarnya begitu banyak dan melimpahnya kenikmatan yang telah diberikannya ke padaku.

mulai saat ini, cukup sekedarnya untuk mengeluh, :) tapi jika seperti itu pun mungkin terlihat wajar, karna itu adalah sikap dasar manusia, tapi mengapa tak kita coba untuk lebih melihat kenikmatan yang telah kita miliki selama ini ? untuk bisa selalu bersyukur.

karna sesungguhnya takan pernah ada yang terlihat jika mata kau tak miliki,,
tak ada yang begitu lezat, jika lidah tak kita miliki,,
tak ada yang begitu nyamannya alunanan suara jika telinga tak kita miliki,,
tak ada yang bisa kita rasakan dalam hidup ini, jika nafas tak berhembus di tubuh ini.. :)

pantas kah aku berada disurga yang telah iya ciptakan ?
namun cukup sanggupkah aku untuk berada di neraka yang iya ciptakan pula ?
aku tak sanggup menjawab, namun aku masih dapat memilih untuk mati dan kembali kepadanya dalam keadaan seperti apa!! :(

tak pernah ia memberatkan ku untuk dapat selalu memberikan balasan atas apa yang telah iya berikan kepada ku dan dikehidupanku,,
namun DIA hanya ingin aku bersyukur atas apa yang telah aku terima dan miliki selama ini, :( ,,
Dia hanya ingin aku menjalankan perintahnya dan menjauhi segala larangannya,,
hanya itu saja, balasan yang dia inginkan dengan semua kenikmatan yang telah DIA berikan kepada ku, yang tak pernah ternilai OLEH APAPUN..!!!

Namun aku selalu melupakannya, aku selalu mengeluh, dan aku selalu berprasangka buruk terhadapnya, sungguh aku mahluk yang tak tau bertrimakasi atas apa yang telah iya berikan kepada ku.. :(

kadang pun aku melupakannya saat aku melihat materi yang aku miliki begitu minim, yang berfikir,,
"bagai mana aku hidup, makan dan sebagainnya dengan materi seminim ini..??" dengan cara berfikir ku yang seperti ini, aku tak sadari bahwa aku tidak menganggap kekuasaannya dan kehendaknya,,
mengapa aku berkata mempunyai penilaian seperti itu terhadapnya ?  sementara iya takpernah membiarkan umatnya untuk menderita, dan iya selalu memperhatikan umatnya.. :'(

saat aku berkata "bagai mana aku hidup, makan dan sebagainnya dengan materi seminim ini..??"secara tidak langsung aku tidak menganggap bahwa allah itu ada, sadar kah kita ? sekalipun hanya uang Rp. 1.000,- yang kita miliki, kita masih bisa hidup terus menerus hingga waktu yang di tentukan. karna apa ? karna sesungguhnya yang menentukan hidup ini bukan lah dari nilai nominal uang itu, tapi karna ALLAH..!! dan sesungguhnya ALLAH tak pernah membiarkan umatnya untuk menderita jika iya taat kepada NYA, dan tau kah kita? bahwa ALLAH tak pernah membiarkan umatnya bersedih dan menderitan sendirian (sumber menyusul).. :) 

yakini allah, percaya lah kepada allah serahkan semua kepada nya, dan tugas kita adalah, menjalankan perintahnya dan menjauhi segala larangannya, berusaha, bertwakal sebaik mungkin, untuk selalu melakukan hal yang dapat kita lakukan untuk kebaikan dimuka bumi ini, segala hasil yang kita akan dapatkan itu smua kehendak dari NYA, dan apa pun hasilnya itulah yang terbaik untuk kita, bahwa sesungguhnya ALLAH MENGETAHUI APA YANG TIDAK KITA KETAHUI, saat kita kehilangan sesuatu yang kita sukai, dan berdoa agar selalu memilikinya, namun tak bisa untuk kita miliki dan sesuatu itu terlepas dari kita,
ketahuilah! sesungguhnya bukan Allah tak mengabulkan doa dan ke inginan mu, hanya saja ALLAH mengetahui apa yang terbaik untuk mu dan  menggantikannya dengan yang lebih baik dari sebelumnya :) untuk mu...

semoga ini akan menjadi pencerahan dan kesadaran untuk kita semua umat muslim yang selalu mengharapkan petunjuknya dan jalan terbaik darinya.. AMIN ya robbalallamin.. :)

semua kalimat yang ada di dalam blog ini bukan lah ingin menggambarkan kebaikan dan keburukan seseorang, hanya saja inti dari semua kalimat di atas, ingin membagi apa yang telah saya alami dan saya jalani, kehidupan yang mungkin suram yang telah saya lewati,, hehhee
dalam kalimat diatas sedikitpun tidak ada unsur untuk menjelekan dan membuat orang menilai rendah dirinya, orang lain dan sebagainnya, karna ini saya buat untuk sebagai pencerahan dan pelajaran hidup yang mungkin bisa menjadi tambahan pengetahuan untuk kalian yang membaca, saya yang menulis ini pun buakn berarti saya adalah manusia yang sempurna dan pandai bersyukur, saya masih belajar untuk menjadi manusia yang pandai bersyukur ko :),
dan saya pun masih begitu hina, hanya saja saya ingin menjadikan pengalaman hidup ini menjadi cerminan untuk kita yang membaca, semoga didalamnya akan menimbulkan sesuatu yang positif untuk kita yang membaca, amin ya rabb. :) 
saya juga sangat mengharapkan masukan dari kalian yang membaca, karna saya yakin masih banyak kesalah penulisan yang mungkin sudah saya lakukan di dalam kalimat diatas, semoga saya mendapat masukan-masukan untuk memperbaiki kalimat serta pengetahuan yang akan kalian berikan, jika ada kesalah dalam penulisan di dalam blog ini.. 
mohon masukan dan tambahan dari agan-agan sekalian yah.. :)

SINGGAH JUGA GAN DI MARI : http://t.co/JGHJcISc

All Praises To Allah "  ^_^